Home / ARTIKEL / PEMUDA & PERUBAHAN

PEMUDA & PERUBAHAN

Masa muda adalah masa yang indah, dimana ada kekuatan jasmani dan akal bagi sang pemuda. Memiliki banyak teman, kemudian asyik bergaul dengan komunitasnya setelah itu merasa dunia seakan-akan hanya milik mereka saja, larut dalam khayalan, angan-angan dan  impian tanpa berubah menuju impian tersebut. Dalam kondisi lingkungan pergaulannya, pemuda terbawa irama yang membuatnya terlena, banyak pemuda  tergantung dengan narkoba yang awalnya hanya menganggap seni bergaul saja, namun setelah itu menjadi konsumsi pokok melebihi kebutuhan mereka akan sembako.Bahkan ironisnya, tidak sedikit dari mereka yang mati dalam usia muda, tertidur dibalik jeruji sel penjara dan terbujur di rumak sakit menunggu ajal tiba. Disisi lain kita juga dapat melihat banyaknya pemuda melakukan perzinaan yang mereka lakukan yang berawal rasa mencintai kemudian ingin memiliki tanpa proses pernikahan, tidak sedikit dari mereka yang melakukan aborsi,apa hendak dikata sudah terlanjur mereka melakukannya yang ada hanya sebuah penyesalan saja. Begitulah cerita duka dari sebagian pemuda di negeri yang kaya sumber alam ini, belum lagi jika kita hitung berapa banyak pemuda yang menghabiskan waktunya di pinggir-pinggir jalan, di meja-meja permainan, mereka terbahak-bahak menunggu sang fajar datang tanpa tujuan yang jelas. Inilah yang membuat jiwa kita terluka ketika menyaksikan banyak pemuda di negeri ini yang tidak mau berfikir jernih, bukankah mereka akan segera tua? Seharusnya dalam akal dan hati mereka ada semangat menuju perubahan ketika hari ini, mereka memahami kondisi bangsanya yang mulai rapuh,seharusnya mereka menjadi penyelamat bukan sebaliknya justru menjadi ancaman bagi bangsa ini. Kita dapat melihat banyaknya jumlah penggangguran karena semua bermimpi menjadi pegawai negeri,tidak percaya diri buat usaha sendiri,jauh dari kebiasaan membaca sehingga tidak bertambahnya llmu ,tidak peduli pada kesehatan terbukti dari pola hidup yang  mereka jalani sehari-hari.Namun harapan itu masih ada,wahai saudaraku!!bangkitlah!selagi waktu masih ada, singsingkan lengan bajumu,basuhi wajahmu dengan air wudhu yang membuat jiwamu semakin tegar dan hatimu semakin bening lalu langkahkan kakimu ke rumah Allah,untuk menjemput hidayahNya .Saudaraku!kita meyakini Allah yang menghidupkan dan mematikan kita,hendak menguji siapa yang baik amalnya,apakah kita menjadi bagian orang-orang yang bermanfaat di bumi Allah ini?ataukah dengan kesombongan, kita menjadi orang-orang yang membuat kerusakan di bumi Allah,yang justru akan membinasakan diri kita.

Saudaraku!renungkanlah,sudah berapa banyak waktu yang kita buang sia-sia dalam hidup ini yang seharusnya kita isi dengan segudang prestasi.Tidak ada sikap pesimis dalam diri kita wahai pemuda,banyak sudah kisah nyata disekeliling kita yang membuat kita berdecak kagum melihat kesuksesan mereka yang mau berubah,bangkit,belajar dan memanfaatkan waktu.Ketika kita mau bersungguh-sungguh untuk merubah diri,kemudian memohon pada Allah agar Allah berkenan hadir dalam kehidupan kita.

Saudaraku!Sang Pemuda,hanya ada satu kata mari kita teriakkan “Berubah” ya,berubah,kita harus merubah diri kita sendiri,merubah bangsa ini,masa lalu biarlah berlalu hilang bagai debu yang dibasuh,yang ada saat ini hanyalah harapan yang besar bagi kita juga bangsa ini,ketika kita sudah melangkah pada perubahan.

Saudaraku,tidak cukup rasanya waktu jika kita memanfaatkannya dengan baik,banyak hal yang menunggu uluran tangan kita.Disana masih banyak kaum miskin yang mengharap sedekah kita,disana masih banyak anak-anak yang putus sekolahnya karena tidak ada biaya,mereka menanti orang tua asuh,disana masih banyak orang-orang bodoh yang harus kita pahami dengan ketinggian ilmu kita,disana masih banyak maksiat yang mengantarkan penyakit yang perlu keberanian kita untuk mencegahnya,disana masih banyak penipu berdasi yang menguras uang negara,disana dan dimana-mana masih banyak persoalan yang harus kita selesaikan.Bagaimana kita menjadi agen perubahan,kalau diri kita sendiri tidak mampu kita merubah.Dengan adanya semangat perubahan,maka kita akan merasakan manisnya hidup ini,karena dengan perubahan yang kita lakukan menjadi harapan dan penantian bagi orang-orang disekeliling kita.

Saudaraku!para pemuda!,perubahan yang akan kita lakukan yang pertama adalah mengenal siapa Tuhan kita,apakah kita meyakini Dia adalah satu-satunya tempat kita memohon pertolongan.  Hanya dia yang bisa merubah niat, keinginan dan tekad kita untuk berubah lebih baik. Cintai Dia dan taalah padaNya. Selamat menikmati perubahan ke arah yang lebih baik.(Abi Yudi)

Check Also

BENARKAH DIHARAMKAN MEMAKAI SENDAL DI KUBURAN ??

Oleh : Abdullah Al Jirani Jumhur ulama’ (mayoritas ulama’) dari kalangan Hanafiyyah, Malikiyyah dan Syafi’iyyah berpendapat …

BERJABAT TANGAN SETELAH SHALAT WAJIB

Imam Abu Zakariyya Yahya bin Syaraf AN-NAWAWI–rahimahullah- (wafat : 676 H) pernah ditanya tentang hukum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
×
Assalamu alaikum
Ada yang bisa kami bantu....?